Apresiasi Pelayanan Haji 2026, Timwas Haji: Tetap Fokus hingga Pemulangan Jemaah

Laporan: Juven Martua Sitompul
Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB
Jemaah Haji Indonesia (SinPo.id/Kemenhaj)
Jemaah Haji Indonesia (SinPo.id/Kemenhaj)

SinPo.id - Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI mengapresiasi kinerja Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang dinilai mampu mengelola penyelenggaraan puncak ibadah haji 1447 H/2026 M. Khususnya, pada fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), dengan jauh lebih baik dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

Anggota Timwas Haji, Danang Wicaksana, menyatakan bahwa masa krusial pelaksanaan ibadah haji 2026 selama Armuzna telah berhasil dilalui dengan baik.

Menurutnya, berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dan petugas haji telah membantu kelancaran pergerakan serta pelayanan jemaah di Tanah Suci.

Meski demikian, Danang menegaskan bahwa tugas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) belum selesai. Karena itu, dia meminta seluruh petugas tetap fokus memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah hingga seluruh rangkaian ibadah berakhir dan jemaah kembali ke Tanah Air.

"Puncak haji memang sudah terlewati, namun pelayanan kepada jemaah harus tetap menjadi prioritas hingga proses pemulangan selesai. Jangan sampai terjadi penurunan kualitas layanan setelah fase Armuzna," kata Danang di Makkah, Arab Saudi, Sabtu, 30 Mei 2026.

Dia menekankan pentingnya menjaga kualitas akomodasi pemondokan agar tetap memberikan kenyamanan bagi jemaah yang masih berada di tanah suci. Selain itu, layanan konsumsi baik di Makkah maupun Madinah harus terus berada dalam pengawasan ketat guna memastikan kebutuhan jemaah terpenuhi dengan baik.

Legislator dari Fraksi Partai Gerindra ini juga meminta agar operasional bus shalawat yang kembali berjalan dapat terus memberikan pelayanan optimal bagi jemaah yang masih berada di Kota Makkah, terutama untuk mendukung mobilitas mereka menuju Masjidil Haram.

Selain itu, aspek transportasi antarkota menjadi perhatian. Menurutnya, perjalanan jemaah dari Makkah menuju Madinah harus tetap memperhatikan ketepatan jadwal, kenyamanan, serta faktor keselamatan selama perjalanan.

"Begitu pula dengan proses penerbangan jemaah ke Tanah Air. Semua harus dipastikan berjalan lancar, tepat waktu, dan mengutamakan keselamatan serta kenyamanan jamaah," tegasnya.

Timwas Haji DPR RI berharap seluruh pemangku kepentingan dapat mempertahankan kualitas pelayanan hingga akhir penyelenggaraan ibadah haji 2026, sehingga seluruh jemaah dapat menuntaskan rangkaian ibadah dan kembali ke Indonesia dengan aman, nyaman, serta membawa pengalaman haji yang baik.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI