Kenaikan Harga Pangan Jelang Iduladha, DKI Minta Warga Tak Panic Buying

Laporan: Sigit Nuryadin
Minggu, 24 Mei 2026 | 17:38 WIB
Ilustrasi pedagang sembako (SinPo.id/ Ashar)
Ilustrasi pedagang sembako (SinPo.id/ Ashar)

SinPo.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengimbau warga tidak melakukan aksi borong bahan pangan menjelang Iduladha 1447 Hijriah di tengah kenaikan sejumlah harga komoditas. 

Pemprov DKI menilai lonjakan permintaan musiman dan cuaca ekstrem menjadi pemicu utama kenaikan harga di pasar.

Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengatakan masyarakat diminta tetap berbelanja secara bijak agar stabilitas pasokan dan harga pangan tetap terjaga.

“Masyarakat diimbau berbelanja secara bijak dan tidak panic buying. Kami berkomitmen menjaga inflasi pangan tetap terkendali demi kesejahteraan warga Jakarta,” kata Chico, Minggu, 24 Mei 2026.

Menurut Chico, kenaikan harga pangan menjelang Idul Adha dipicu meningkatnya permintaan masyarakat. Selain itu, kata dia, curah hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir disebut berdampak pada produksi hortikultura, terutama cabai, bawang merah, dan bawang putih.

Chico menyebut kondisi cuaca menyebabkan penurunan hasil panen sekaligus memengaruhi kualitas komoditas di tingkat petani. 

"Dampaknya, distribusi pangan ke pasar ikut terganggu dan harga mengalami kenaikan," ungkap dia. 

Untuk menahan laju kenaikan harga, Chico berujar, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) memperketat pengawasan harga pangan strategis di pasar tradisional. 

"Pemantauan dilakukan secara langsung maupun melalui aplikasi Informasi Harga Pangan Jakarta (IPJ)," tutur Chico. 

Lebih jauh, dia mengungkapkan, Pemprov DKI juga menggandeng berbagai pemangku kepentingan, mulai dari produsen, distributor, hingga badan usaha milik daerah untuk memastikan ketersediaan pasokan tetap aman menjelang hari raya kurban.

“Intervensi pasar akan dilakukan bila diperlukan, termasuk distribusi pangan bersubsidi dan pasar murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Chico.

Selain bahan pangan, lanjut dia, Pemprov DKI memastikan stok hewan kurban dalam kondisi aman. 

"Melalui Perumda Dharma Jaya, pemerintah daerah menyiapkan ribuan ekor sapi guna menjaga pasokan dan menekan potensi lonjakan harga hewan kurban menjelang Iduladha," tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI