Curah Hujan Tinggi Picu Kenaikan Harga Cabai di Jakarta Jelang Iduladha

Laporan: Sigit Nuryadin
Minggu, 24 Mei 2026 | 16:53 WIB
Ilustrasi cabai (SinPo.id/ Ashar)
Ilustrasi cabai (SinPo.id/ Ashar)

SinPo.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebut curah hujan tinggi menjadi salah satu penyebab utama kenaikan harga cabai di ibu kota menjelang Iduladha 1447 Hijriah. 

Kondisi cuaca dinilai memengaruhi produksi dan kualitas panen di daerah sentra sehingga pasokan ke Jakarta menurun.

Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengatakan peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang hari raya turut memperbesar tekanan terhadap harga pangan, termasuk cabai.

“Menjelang Hari Besar Keagamaan Idul Adha, kebutuhan masyarakat naik baik untuk konsumsi sehari-hari maupun persiapan hari raya,” kata Chico, Minggu, 24 Mei 2026.

Menurut Chico, curah hujan yang masih tinggi menyebabkan hasil panen hortikultura mengalami penurunan, baik dari sisi produksi maupun kualitas. 

"Komoditas yang terdampak antara lain cabai, bawang merah, dan bawang putih," tuturnya. 

Selain faktor cuaca, kata dia, serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) juga memperburuk kondisi produksi di tingkat petani. 

“Hal ini langsung berdampak pada pasokan ke Jakarta,” ujar Chico.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga, Chico menyebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) melakukan pemantauan intensif terhadap harga pangan strategis di pasar tradisional dan melalui aplikasi Informasi Harga Pangan Jakarta (IPJ).

"Pemprov juga menggandeng produsen, distributor, badan usaha milik daerah, dan pemerintah pusat untuk menjaga kelancaran distribusi pangan," ucap Chico. 

"Intervensi pasar seperti distribusi pangan bersubsidi dan pasar murah disiapkan apabila harga terus mengalami kenaikan," tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI