Dicoret dari Skuad Inggris, Cole Palmer Fokus Pulihkan Cedera dan Bertahan di Chelsea
SinPo.id - Gelandang serang Cole Palmer resmi tidak masuk daftar pemain Inggris untuk Piala Dunia 2026. Pemain Chelsea berusia 24 tahun itu harus menepi akibat masalah pubalgia (cedera pangkal paha kronis) yang mengganggu performanya sepanjang musim 2025/26.
Bagi Palmer, pencoretan ini menjadi pukulan telak. Namun bagi Chelsea, keputusan pelatih Thomas Tuchel justru memberi keuntungan karena sang pemain bisa beristirahat penuh dan memulai musim depan dalam kondisi fisik lebih bugar. Palmer telah tampil dalam 33 pertandingan musim ini dengan torehan 10 gol dan 3 assist, tetapi performanya dinilai menurun dibanding awal kariernya di Stamford Bridge.
Palmer sendiri pernah menjadi sorotan ketika mencetak gol untuk Inggris di final Euro 2024 melawan Spanyol. Namun, cedera berkepanjangan membuatnya gagal mempertahankan konsistensi. Restorasi kebugaran kini menjadi prioritas utama.
Masa Depan di Chelsea
Dengan absennya Palmer dari Piala Dunia, ia akan memiliki waktu penuh untuk bekerja bersama manajer baru Chelsea, Xabi Alonso, sepanjang pramusim. Alonso dikenal sukses mengembangkan talenta muda seperti Florian Wirtz di Bayer Leverkusen, dan sistemnya diyakini cocok untuk mengembalikan Palmer ke performa terbaik.
Spekulasi transfer sempat mengaitkan Palmer dengan kemungkinan kembali ke Manchester untuk bergabung dengan Manchester United. Namun, analisis menyebut bahwa bertahan di Chelsea adalah keputusan paling logis agar ia bisa kembali ke level internasional.
Seleksi Kontroversial
Pencoretan Palmer terjadi di tengah kontroversi skuad Inggris. Tuchel memilih sejumlah pemain yang dinilai tampil di bawah standar, sementara nama besar seperti Palmer, Phil Foden, dan Harry Maguire justru ditinggalkan.
Bagi Palmer, jalan kembali ke tim nasional bukan melalui transfer, melainkan dengan memastikan kebugaran penuh dan kembali ke performa puncak bersama Chelsea musim depan.
