KCIC Tambah 6 Perjalanan Whoosh Saat Long Weekend Iduladha

Laporan: Tim Redaksi
Sabtu, 23 Mei 2026 | 05:43 WIB
Ilustrasi kereta cepat Whoosh. (SinPo.id/Ashar)
Ilustrasi kereta cepat Whoosh. (SinPo.id/Ashar)

SinPo.id -  PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menambah jumlah perjalanan Whoosh selama periode long weekend Hari Raya Iduladha 2026 untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyampaikan bahwa penambahan perjalanan dilakukan agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan jadwal, termasuk keberangkatan hingga malam hari.

“Pada periode libur panjang, minat masyarakat untuk menggunakan Whoosh umumnya meningkat. Karena itu, KCIC menambah jumlah perjalanan agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan jadwal yang fleksibel, termasuk perjalanan hingga malam hari,” ujar Eva dalam keterangan tertulis, Jumat 23 Mei 2026.

Detail Penambahan Jadwal

Jumlah perjalanan: naik dari 62 menjadi 68 perjalanan per hari.

Tambahan kursi: 3.606 kursi per hari, total kapasitas mencapai 40.868 kursi.

Jadwal tambahan Halim–Tegalluar: pukul 16.45 WIB, 19.45 WIB, dan 22.25 WIB.

Jadwal tambahan Tegalluar–Halim: pukul 15.20 WIB, 18.25 WIB, dan 21.20 WIB.

Keberangkatan terakhir: diperpanjang hingga pukul 22.25 WIB dari Stasiun Halim.

KCIC memastikan seluruh jadwal Whoosh terintegrasi dengan KA Feeder Bandung–Cimahi untuk memudahkan mobilitas penumpang menuju pusat Kota Bandung dan sekitarnya.

Teknologi Keselamatan

Selain menambah perjalanan, KCIC memperkuat aspek keselamatan dengan teknologi Rail Flaw Detection Vehicle (RFD) yang mampu mendeteksi potensi cacat rel secara dini di jalur sepanjang 142 km.

Pemeriksaan dilakukan setiap dua bulan sekali dengan kecepatan operasi 80 km/jam.

RFD digunakan juga untuk pengecekan pascabencana seperti gempa atau cuaca ekstrem.

Sejak beroperasi pada 2023, Whoosh mencatat zero accident dengan tingkat ketepatan waktu sekitar 99 persen.

Selain RFD, KCIC juga mengoperasikan Comprehensive Inspection Train (CIT) untuk memantau geometri lintasan, sinyal, telekomunikasi, dan Listrik Aliran Atas (LAA).

BERITALAINNYA
BERITATERKINI