DKI Klaim Tak Ada Lagi RW Kumuh Berat di Jakarta
SinPo.id - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta menyatakan tidak ada lagi wilayah rukun warga (RW) dengan kategori kumuh berat di Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini memfokuskan penanganan pada kawasan dengan tingkat kekumuhan sedang hingga sangat ringan.
Kepala DPRKP DKI Jakarta, Kelik Indriyanto mengatakan wilayah kumuh di Jakarta masih ditemukan terutama di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Namun, menurut dia, kategori kumuh berat sudah tidak lagi tercatat.
“Memang masih ada yang kumuh di Jakarta Barat dan Jakarta Utara, itu yang paling banyak. Tapi, Alhamdulilah, sudah tidak ada yang kumuh berat, itu yang kami syukuri,” kata Kelik, Jumat, 22 Mei 2026.
Dia menjelaskan kategori RW kumuh yang masih tersisa saat ini terdiri atas kumuh sedang, kumuh ringan, dan kumuh sangat ringan.
Kelik juga memastikan program penanganan kawasan kumuh akan terus dilanjutkan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan sedikitnya 50 RW kumuh dapat ditangani hingga tahun depan.
"Dalam upaya itu, DPRKP DKI akan menggandeng Badan Pusat Statistik DKI Jakarta untuk memetakan wilayah yang masih masuk kategori kumuh secara lebih rinci," ungkap dia.
Menurut Kelik, data dari BPS akan digunakan untuk menentukan titik penanganan yang lebih spesifik hingga tingkat RT.
“Program akan kita lanjutkan, dengan hasil yang dari BPS ini. Kita akan benar-benar mengobati sesuai titik pusat yang memang kumuh. Jadi, kita akan bersama-sama dengan BPS DKI, sama yang menurunkan detailnya, RT-nya, di mana yang kumuh, karena menurut BPS kalau ada satu RT yang kumuh, maka disebut RW kumuh,” ujar Kelik.
Dia pun berharap pendekatan berbasis data tersebut membuat penanganan kawasan kumuh di Jakarta menjadi lebih terarah dan tepat sasaran.

