Panas Ekstrem, Komisi VIII DPR Imbau Jemaah Haji Ikuti Arahan Petugas

Laporan: Juven Martua Sitompul
Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:38 WIB
Ilustrasi cuaca panas (SinPo.id/BMKG)
Ilustrasi cuaca panas (SinPo.id/BMKG)

SinPo.id - Anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania mengingatkan para jemaah haji Indonesia untuk mengikuti arahan petugas agar keselamatan tetap menjadi prioritas utama selama menjalankan ibadah.

Imbauan ini disampaikan Dini merespons cuaca panas ekstrem di Arab Saudi yang berpotensi menyebabkan heatstroke (serangan panas).

"Jemaah juga harus mematuhi arahan petugas kesehatan dan petugas haji demi keselamatan bersama. Jangan memaksakan diri apabila kondisi tubuh kurang fit, karena kesehatan dan keselamatan jemaah harus menjadi prioritas utama agar ibadah berjalan lancar dan khusyuk," kata Dini kepada wartawan, Jakarta, Sabtu, 16 Mei 2026.

Heatstroke adalah kondisi ketika suhu tubuh meningkat drastis akibat paparan panas berlebihan atau dehidrasi. Kondisi ini bisa berbahaya dan sering terjadi saat cuaca sangat panas, termasuk pada jemaah haji di Tanah Suci.

Gejalanya bisa meliputi pusing, lemah, mual, kulit terasa panas, hingga kebingungan. Legislator dari Fraksi Partai NasDem itu juga mengimbau seluruh jemaah Indonesia menjaga kondisi fisik dengan baik, salah satunya memperbanyak konsumsi air putih dan vitamin.

"Perbanyak konsumsi air putih dan vitamin, serta menghindari aktivitas berlebihan di bawah terik matahari," kata dia.

Kementerian Haji dan Umrah melalui media sosial turut mengingatkan jemaah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap suhu panas di Tanah Suci.

Dalam imbauannya, jemaah diminta rutin minum air tanpa menunggu haus, menggunakan pelindung seperti payung berwarna terang, serta beristirahat secara berkala di tempat teduh.

Langkah-langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk mencegah kelelahan akibat suhu tinggi yang dapat berkembang menjadi kondisi medis berbahaya.

Dengan menjaga pola hidrasi, mengenali gejala sejak dini, serta disiplin mengikuti imbauan kesehatan, jemaah diharapkan dapat menjalankan ibadah haji dengan aman di tengah cuaca ekstrem di Tanah Suci.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI