Di Forum PBB, Menhut Tegaskan Komitmen Prabowo pada Pengelolaan Hutan Lestari

Laporan: Tim Redaksi
Selasa, 12 Mei 2026 | 08:49 WIB
Menhut RI, Raja Juli Antoni (Sinpo.id/tim media)
Menhut RI, Raja Juli Antoni (Sinpo.id/tim media)

SinPo.id -  Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden terhadap pengelolaan hutan lestari dalam Sidang ke-21 United Nations Forum on Forests (UNFF21) di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Senin, 11 Mei 2026 waktu setempat.

Dalam forum tingkat tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa tersebut, Indonesia mendapat kesempatan pertama untuk menyampaikan pandangan negara.

Di hadapan delegasi berbagai negara, Raja Juli menekankan bahwa pengelolaan hutan lestari (Sustainable Forest Management) menjadi bagian integral agenda nasional Indonesia, mencakup mitigasi perubahan iklim, konservasi keanekaragaman hayati, hingga penguatan ketahanan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.

“Di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia terus memperkuat tata kelola hutan sebagai bagian tak terpisahkan dari aksi iklim global. Hutan bukan sekadar sumber daya, melainkan fondasi bagi keberlanjutan masa depan generasi kita dan ketahanan ekonomi bangsa,” ujar Raja Juli Antoni dalam pernyataan nasionalnya pada sidang tersebut.

Menurut Raja Juli, pengelolaan hutan tidak hanya berorientasi pada perlindungan lingkungan, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya yang hidup di sekitar kawasan hutan.

Pemerintah, kata dia, berupaya menjaga keseimbangan antara pelestarian ekosistem dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat tapak.

Partisipasi Indonesia dalam UNFF21 juga dimanfaatkan untuk menunjukkan capaian pengelolaan kehutanan nasional di mata internasional, termasuk upaya mempertahankan tutupan hutan dan memperkuat tata kelola yang inklusif serta akuntabel.

Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (PHL), Laksmi Wijayanti mengatakan kehadiran Menteri Kehutanan di forum tersebut mempertegas posisi strategis Indonesia sebagai salah satu negara pemilik hutan tropis terbesar di dunia.

“Kehadiran Menteri Kehutanan di New York menegaskan posisi strategis Indonesia sebagai salah satu negara pemilik hutan tropis terbesar yang secara konsisten berada di barisan terdepan dalam solusi perubahan iklim berbasis alam,” kata Laksmi.

Ia menambahkan, Sidang UNFF21 menjadi wadah penting untuk memperkuat kerja sama politik global dalam pengelolaan hutan dunia, termasuk mendorong kolaborasi lintas negara menghadapi tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan.

Dalam sidang tersebut, Raja Juli turut didampingi Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari serta Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan sebagai bagian dari delegasi resmi Republik Indonesia.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI