Paviliun hingga Mobil Golf Disiagakan Sambut Jemaah Haji Gelombang II di Jeddah
SinPo.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyiapkan sejumlah fasilitas khusus untuk menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi.
Fasilitas itu mulai dari ruang tunggu berpendingin udara, klinik kesehatan, hingga mobil golf bagi jemaah lanjut usia.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha, mengatakan jemaah gelombang kedua mulai tiba di Jeddah pada Kamis, 7 Mei 2026. Dia menyebut, Petugas Daerah Kerja (Daker) Bandara telah disiagakan untuk menyambut kedatangan kloter perdana.
“Kedatangan jemaah gelombang II dimulai sejak 7 Mei 2026 hingga 21 Mei 2026,” kata Ichsan dalam keterangan tertulis, Kamis, 7 Mei 2026.
Pada hari pertama kedatangan, kata Ichsan, sebanyak 15 kelompok terbang (kloter) dijadwalkan mendarat di Bandara King Abdulaziz Jeddah.
Adapun Kemenhaj menyiapkan ruang tunggu haji atau paviliun di sejumlah zona kedatangan bagi jemaah non-fast track yang keluar melalui area A, B, D, dan E.
Menurutnya, setiap zona memiliki beberapa paviliun yang dilengkapi pendingin ruangan, kursi, mushala, serta akses toilet di area sekitar.
“Jemaah yang baru saja tiba berkesempatan singgah di ruang tunggu haji yang terletak tak jauh dari zona keluar,” ujar Ichsan.
Selain itu, lanjutnya, layanan kesehatan juga disiagakan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan jemaah setelah perjalanan panjang dari Tanah Air. Dia menyebutkan, Indonesia menempatkan Pos Kesehatan Haji di zona E, sementara otoritas Arab Saudi menyediakan klinik kesehatan di antara zona D dan E.
Ichsan juga menyatakan, Kemenhaj menyiapkan mobil golf gratis bagi jemaah lansia agar dapat berpindah dari terminal kedatangan menuju bus tanpa harus berjalan jauh.
“Untuk jemaah lansia, tersedia fasilitas mobil golf yang dapat digunakan secara gratis,” kata Ichsan.
Adapun bagi jemaah disabilitas, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bekerja sama dengan Nusuk menyediakan kendaraan khusus yang dapat mengangkut kursi roda.
Tak hanya itu, Ichsan berujar, Daker Bandara juga menyiapkan perlengkapan ihram cadangan untuk kondisi darurat, mulai dari kain ihram pria, abaya untuk perempuan, hingga sandal.
"Setelah tiba di Jeddah, seluruh jemaah gelombang kedua akan langsung diberangkatkan menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib. Perjalanan dari Jeddah menuju Makkah diperkirakan memakan waktu sekitar satu jam," tandasnya.
