Anggota DPR Tak Masalah TNI Dilibatkan LPDP Asal Tak Langgar Aturan
SinPo.id - Anggota Komisi XI DPR RI M. Hasanuddin Wahid tidak masalah TNI dilibatkan dalam pembekalan calon penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Dengan catatan tidak ada aturan yang dilanggar.
"Kalau melibatkan TNI sepanjang itu tidak melanggar aturan dan itu fungsi dan gunanya itu efektif untuk menaikkan patriotisme seluruh mahasiswa dan pelajar kita, menurut saya itu aman-aman saja,” Hasanuddin dalam keterangannya, Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026.
Menurut dia, salah satu nilai yang perlu ditanamkan kepada penerima beasiswa LPDP, khususnya untuk mereka yang akan melanjutkan studi ke luar negeri, ialah semangat cinta tanah air atau patriotisme.
"Bagaimana nanti kalau dia jadi mahasiswa, jadi pelajar di luar negeri tetap membawa nilai-nilai patriotisme, cinta NKRI dalam kehidupan mereka sehari-hari di luar negeri," ucap dia.
Maka dari itu, kata dia, selama kegiatan tersebut ditopang dengan latar belakang yang rasional dan tujuan jelas serta tidak melanggar peraturan, Hasanuddin menilai tidak ada persoalan berarti.
Legislator dari Fraksi PKB ini juga menilai bahwa pelibatan TNI dalam pembekalan LPDP tidak akan mengambil anggaran yang banyak.
"Untuk sebuah menciptakan cinta tanah air dan bangsa, keluar anggaran saya pikir wajarlah karena tujuannya jelas, kan, untuk meningkatkan patriotisme. Kecuali ini kegiatan yang hura-hura, tidak efektif, hanya untuk ego sektoral satu-dua lembaga, itu baru kita pertimbangkan," ucapnya.
Sementara itu, TNI Angkatan Udara memberikan pelatihan kepada calon penerima beasiswa LPDP di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Senin, 4 Mei 2026.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan pelatihan ini dilakukan untuk memperkuat jiwa nasionalisme, mental, dan kedisiplinan para penerima LPDP.
"Program tersebut diikuti oleh calon penerima beasiswa dan penerima beasiswa LPDP jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3), baik untuk studi dalam maupun luar negeri, sebagai bagian dari pembekalan sebelum memasuki masa studi," kata I Nyoman.
Program pelatihan ini digelar sejak Senin hingga Sabtu, 9 Mei 2026. Selama pelatihan tersebut, TNI AU memberikan materi yang berkaitan dengan penguatan kesiapan mental, kedisiplinan, kepemimpinan, cinta tanah air, serta pembentukan karakter.
Dengan adanya pelatihan ini, TNI AU berharap para penerima beasiswa LPDP memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi sehingga ilmu yang mereka dapat bisa digunakan untuk kemajuan negara.

