Tingkatkan Pemanfaatan Gas Bumi, Legislator Dorong Pengembangan Jargas Lebih Masif

Laporan: Galuh Ratnatika
Senin, 27 April 2026 | 13:49 WIB
Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya. Istimewa
Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya. Istimewa

SinPo.id - Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mendorong pengembangan jaringan gas (jargas) secara lebih masif agar dapat meningkatkan pemanfaatan gas bumi, baik untuk sektor industri, masyarakat, hingga sektor pariwisata.

Menurutnya, pengembangan jargas menjadi langkah strategis untuk mendukung kegiatan ekonomi, khususnya sektor pariwisata seperti perhotelan dan restoran yang membutuhkan pasokan energi yang andal dan efisien. 

“Kami mendorong penggunaan gas melalui jaringan pipa agar lebih masif, termasuk untuk mendukung sektor pariwisata,” kata Bambang, dalam keterangan persnya, Senin, 27 April 2026.

Adapun pengembangan jargas saat ini dilakukan melalui dua skema, yakni yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) oleh Kementerian ESDM, serta pengembangan oleh (PGN). Namun tarif jargas yang dikelola PGN relatif lebih tinggi sehingga selama ini lebih banyak dimanfaatkan oleh kawasan industri. 

Oleh sebab itu, pihaknya menekankan pentingnya memperluas pemanfaatan gas bumi hingga masyarakat, salah satunya melalui pengembangan jargas. Langkah tersebut juga dinilai dapat mengurangi ketergantungan pada LPG bersubsidi.

“Kita perlu meningkatkan rasio penggunaan gas di masyarakat melalui jargas, apalagi subsidi LPG cukup besar,” tuturnya.

Meski demikian, pengembangan jargas juga perlu didukung perencanaan yang matang agar mencapai keekonomian. Salah satunya dengan memastikan adanya konsumen utama (anchor buyer) serta kawasan permukiman yang padat.

Pihaknya juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pengembang perumahan dalam mempercepat pembangunan jargas, sehingga jaringan dapat dibangun lebih optimal dan menjangkau lebih banyak masyarakat. 

“Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pengembang perumahan menjadi penting untuk memperluas jangkauan jargas,” jelasnya.

Sementara terkait aspek keamanan, ia memastikan penggunaan gas melalui jaringan pipa akan tetap aman selama didukung perencanaan, spesifikasi, serta pengawasan yang baik.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI