Rikwanto: Perlu Kerja Sama Pemda untuk Siapkan RS Khusus Rehabilitasi Pengguna Narkoba

Laporan: Juven Martua Sitompul
Sabtu, 25 April 2026 | 21:47 WIB
Anggota Komisi III DPR RI Rikwanto (SinPo.id/Fraksi Golkar)
Anggota Komisi III DPR RI Rikwanto (SinPo.id/Fraksi Golkar)

SinPo.id - Anggota Komisi III DPR RI Rikwanto menekankan pentingnya penguatan rehabilitasi bagi pengguna narkotika sebagai korban. Penegak hukum diharap tetap mengedepankan penindakan terhadap jaringan peredaran khususnya bandar narkoba.

Ini ditegaskan Rikwanto saat memimpin rombongan kunjungan kerja Komisi III DPR RI ke Kalimantan Tengah. Rikwanto menyatakan persoalan rehabilitasi menjadi perhatian dan perlu dukungan lintas sektor.

"Pengguna itu adalah korban yang harus direhabilitasi. Harus kerja sama dengan pemerintah daerah untuk menyiapkan rumah sakit khusus rehabilitasi. Selama ini memanfaatkan rumah sakit pemerintah pusat dan rumah sakit Polri saja," kata Rikwanto dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu, 25 April 2026.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolda Irjen Iwan Kurniawan, Kejati Nurcahyo Jungkung Madyo, dan Kepala BNNP Brigjen Mada Roostanto di Mapolda Kalteng. Menurut Rikwanto, berbagai langkah tersebut penting agar para korban tidak kembali terjerat menggunakan narkoba.

"Supaya mereka-mereka yang jadi korban ini, jangan dijerat terus oleh si pengedar jadi tidak terlepas daripada narkobanya," kata Rikwanto. 

Selain rehabilitasi, Legislator dari Fraksi Partai Golkar ini menekankan pentingnya penindakan yang lebih terfokus terhadap jaringan peredaran narkotika.

"Beberapa keberhasilan sudah dicapai, namun masih tetap ada peredaran. Untuk itu, kami tekankan bahwa peredaran narkotika ini harus diintensifkan penindakannya, terutama bandar-bandarnya," ucapnya.

Lebih lanjut, Rikwanto mengingatkan secara geografis letak posisi Provinsi Kalteng sebagai wilayah terancam jalur peredaran narkotika yang dianggap 'strategis' oleh para bandar narkoba. 

"Kalimantan Tengah ini, termasuk juga tempat di mana narkotika itu dikonsumsi, juga tempat berlalunya narkotika dari Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, ke Kalimantan Selatan, dan seterusnya," kata dia.

Terkait hal itu, Rikwanto mengingatkan pentingnya semua stakeholder untuk terus menjaga stabilitas daerah. "Kita pesankan agar jaga terus keamanan daripada Kalimantan Tengah. Jaga terus harmoni sosial dari Kalimantan Tengah," tegasnya.

Turut hadir dalam kunjungan kerja ini, antara lain Anggota Komisi III DPR RI I Wayan Sudirta, Nasyirul Falah Amru, Gilang Dhielafararez, Sudin (F-PDI Perjuangan), Mangihut Sinaga, Muhammad Rahul, Bimantoro Wiyono (F-Gerindra), Machfud Arifin, Lola Nelria Oktavia, Nabil Husien Said Amin Alrasyidi (F-NasDem), Abdullah, Hasbiallah Ilyas (F-PKB), Nasir Djamil, Adang Daradjatun (F-PKS), Endang Agustina, Nazaruddin Dek Gam, Sarifuddin Sudding, Widya Pratiwi (F-PAN), dan Hinca Pandjaitan (F-Demokrat).

BERITALAINNYA
BERITATERKINI