Nobel Laureate: Trump ‘Tak Mampu’ Akui AS Kalah Perang Iran

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 19 April 2026 | 02:43 WIB
Foto: AP
Foto: AP

SinPo.id -  Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut tidak mampu menerima kenyataan bahwa negaranya telah kalah dalam perang dengan Iran. Hal itu disampaikan oleh peraih Nobel Ekonomi, Paul Krugman, dalam tulisan terbarunya di Substack pada Sabtu 18 April 2026.

Krugman menilai intervensi AS di Timur Tengah gagal mencapai tujuan, baik untuk melakukan perubahan rezim maupun menguasai uranium Iran. “Sudah jelas bahwa Amerika Serikat pada dasarnya kalah dalam perang ini. Tujuannya tidak tercapai, dan rezim Iran justru semakin mengeras,” tulis Krugman.

Menurutnya, Trump secara emosional tidak mampu mengakui kegagalan tersebut. “Saya tidak berpikir Trump bisa menerima kenyataan bahwa ia membawa kita ke perang dan kalah. Dalam pikirannya, Amerika masih unggul dan Iran ketakutan,” imbuh Krugman.

Ketegangan di Selat Hormuz

Situasi semakin rumit setelah Iran kembali menutup Selat Hormuz, menyusul blokade yang diberlakukan AS terhadap pelabuhan Iran. Komando militer Iran, Khatam Al Anbiya, menyebut tindakan AS sebagai “pembajakan maritim dan perampokan,” sehingga jalur strategis itu kini berada di bawah pengawasan ketat angkatan bersenjata Iran.

“Kontrol atas Selat Hormuz telah kembali ke kondisi sebelumnya, di bawah pengelolaan ketat militer Iran,” demikian pernyataan resmi.

Trump sebelumnya menegaskan bahwa blokade laut terhadap Iran akan terus diberlakukan hingga tercapai kesepakatan damai komprehensif. Ia bahkan menyatakan akan “segera menyingkirkan” kapal-kapal Angkatan Laut Iran yang mencoba menembus blokade.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI