Legislator Soroti Pentingnya Peran Guru Perempuan dalam Pembentukan Karakter

Laporan: Galuh Ratnatika
Jumat, 17 April 2026 | 18:26 WIB
Ilustrasi Guru wilayah 3T mengajar (SinPo.id/Kemendikdasmen)
Ilustrasi Guru wilayah 3T mengajar (SinPo.id/Kemendikdasmen)

SinPo.id - Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat (Rerie), menekankan pentingnya peran guru perempuan dalam menentukan arah pembangunan bangsa, terutama melalui pembentukan karakter generasi penerus. 

"Indonesia bisa menjadi bangsa yang kuat bukan semata dilihat dari pembangunan fisik, lebih dari itu harus mampu membangun manusianya. Peran guru perempuan sangat penting dalam membentuk generasi penerus berdaya saing dan berkarakter kuat," kata Rerie, dalam keterangan persnya, Jumat, 17 April 2026.

Menurutnya, perempuan secara alami memiliki sifat belas kasih (compassion). Sehingga kehadiran aktif guru perempuan dalam pembentukan karakter peserta didik saat ini sangat dibutuhkan. 

Terlebih saat ini, anak dan remaja di Indonesia menghadapi tantangan yang tidak mudah dalam menjalani keseharian mereka. Sehingga diperlukan langkah antisipasi dalam bentuk penguatan mental dan karakter setiap anak bangsa. 

Selain itu, kata Rerie, peran guru perempuan merupakan urat nadi dan jantung dalam proses pembentukan karakter anak bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia.

"Peran para guru, terutama guru perempuan, saat ini sejatinya tidak sekadar mendidik, tetapi membentuk arah bangsa di masa depan," katanya menambahkan.

Adapun data awal 2026 dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan sekitar 5 persen anak dan remaja mengalami gejala gangguan jiwa, dengan lebih dari 300.000 pelajar terdeteksi mengalami depresi.

Oleh sebab itu, butuh langkah antisilasi dalam menghadapi disrupsi yang terjadi di sejumlah sektor kehidupan dan perubahan nilai yang terjadi pada keseharian anak dan remaja di Indonesia.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI