Pramono Minta Pasukan Kuning Proaktif Pantau Infrastruktur

Laporan: Sigit Nuryadin
Selasa, 14 April 2026 | 16:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Pasukan Kuning Dinas Bina Marga lebih proaktif memantau kondisi infrastruktur jalan tanpa menunggu laporan warga. 

Hal itu Pramono sampaikan dalam kegiatan apresiasi dan halalbihalal bersama Pasukan Kuning di Kantor Unit Pengelola Penyelidikan, Pengujian, dan Pengukuran Dinas Bina Marga, Jakarta Timur, Selasa, 14 April 2026.

Di hadapan lebih dari seribu personel, Pramono menegaskan pemeliharaan jalan tidak bisa hanya bergantung pada aduan masyarakat atau isu yang viral. 

“Saya ingin mengingatkan, pekerjaan ini tidak cukup hanya mengandalkan laporan atau aduan warga. Jangan hanya bekerja karena komplain atau sesuatu yang viral,” kata Pramono. 

Dia menuturkan, kepekaan dan ketelitian petugas dalam memantau kondisi jalan merupakan bentuk pelayanan publik yang sesungguhnya.

Pramono juga meminta jajaran Dinas Bina Marga, terutama kepala suku dinas di lima wilayah kota administrasi, memastikan kondisi jalan tetap prima melalui pemantauan rutin dan respons cepat terhadap kerusakan.

Dalam kesempatan itu, dia mengapresiasi kinerja sekitar 1.500 personel Pasukan Kuning yang dinilai konsisten bekerja di berbagai kondisi. 

“Dengan jumlah sekitar 1.500 personel, kinerja yang ditunjukkan sangat baik. Saya memberikan apresiasi dan rasa hormat kepada seluruh Pasukan Kuning,” tuturnya. 

Dia menyoroti respons cepat petugas dalam menangani kerusakan jalan akibat tingginya curah hujan pada akhir 2025 hingga awal 2026. Menurut dia, penanganan cepat, meskipun bersifat sementara, penting untuk menekan risiko kecelakaan. 

“Saya melihat langsung Pasukan Kuning tetap siaga di lapangan dan bergerak cepat melakukan penanganan,” ujar Pramono. 

Selain perbaikan jalan, kata da, Pasukan Kuning juga bertugas memelihara trotoar, jembatan penyeberangan, pompa underpass, hingga penerangan jalan. Pramono menilai peran tersebut kerap luput dari perhatian publik, meski dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat. 

“Kerja keras ini mungkin tidak selalu terlihat, tetapi manfaatnya dirasakan langsung oleh warga setiap hari,” ungkapnya. 

Pramono turut mengingatkan pentingnya profesionalisme dan kedisiplinan kerja sesuai standar operasional prosedur, termasuk dalam penggunaan peralatan dan bahan. Hal itu, kata dia, penting untuk menjamin keselamatan petugas maupun masyarakat.

Dia juga menyebut momentum halalbihalal sebagai ajang memperkuat kebersamaan dan semangat pelayanan publik. 

“Jadikan momen ini sebagai perekat silaturahmi dan pemantik semangat baru dalam melayani warga Jakarta,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Pramono mengajak seluruh jajaran memperkuat semangat menjaga Jakarta serta mewujudkan jalan bebas lubang melalui sinergi yang solid. Dia menilai Pasukan Kuning merupakan ujung tombak dalam menjaga infrastruktur kota dan mendukung transformasi Jakarta menjadi kota global.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI