Polri Imbau Masyarakat Segera Lapor Propam Bila Ada Calo Rekrutmen Akpol 2026
SinPo.id - Polri mengimbau masyarakat agar segera melapor bila menemukan praktik penipuan atau percaloan dalam proses rekrutmen Akpol 2026. Laporan bisa dapat disampaikan melalui layanan pengaduan Divisi Propam Polri dan hotline rekrutmen Akpol.
“Apabila ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah bayaran, jangan ditanggapi. Jika sudah terjadi, segera laporkan ke hotline rekrutmen di nomor 0821-1685-877. Jika melibatkan anggota Polri, akan diproses oleh Propam. Jika melibatkan masyarakat sipil, akan dilakukan penegakan hukum sesuai aturan," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, Selasa, 7 April 2026.
Isir menyampaikan, rekrutmen Taruna-Taruni Akpol merupakan investasi jangka panjang Polri dalam mencetak calon pimpinan masa depan, dengan proyeksi 25 hingga 30 tahun ke depan.
“Sejak reformasi 1998, Polri telah mengedepankan kultur polisi sipil yang menjunjung tinggi hak asasi manusia, kemampuan komunikasi, serta pendekatan pelayanan yang humanis,” ungkapnya.
Selain itu, Polri juga terus melakukan evaluasi terhadap kurikulum pendidikan di lembaga pendidikan kepolisian, termasuk Akpol. Evaluasi tersebut bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai kepribadian serta menghilangkan praktik kekerasan, khususnya dalam relasi senior dan junior.
"Kami terus evaluasi, karena proses rekrutmen terpadu Polri sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045," ucapnya.

