Menteri UMKM: Pasar Domestik Harus Dijaga dari Gempuran Produk Impor
SinPo.id - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menekankan pentingnya menjaga dan mengoptimalkan potensi pasar domestik Indonesia agar tidak didominasi oleh produk impor. Sebab, tanpa dijaga dengan baik, pasar Indonesia yang besar ini, akan dipenuhi barang-barang impor.
"Tanpa mengesampingkan upaya mendorong produk unggulan UMKM menembus pasar ekspor, pasar domestik kita harus dijaga dengan baik. Dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta orang, potensi pasar kita sangat besar. Jika tidak besar, tidak mungkin pasar domestik kita menjadi sasaran berbagai produk impor," kata Maman di Jakarta, dikutip, Rabu, 11 Maret 2026.
Maman mengatakan, pemerintah terus memperkuat berbagai langkah strategis untuk menjaga potensi pasar domestik sekaligus melindungi pengusaha UMKM dari persaingan yang tidak sehat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menertibkan peredaran barang impor ilegal agar tidak mengganggu keberlangsungan usaha pengusaha UMKM di dalam negeri.
"Saya berharap seluruh pihak dapat fokus pada optimalisasi penggunaan produk lokal. Langkah ini penting untuk memperkuat posisi pengusaha UMKM dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap produk impor," ujarnya.
Melalui penguatan konsumsi produk lokal, penataan pasar domestik, serta sinergi kebijakan lintas sektor, pemerintah berkomitmen memastikan pengusaha UMKM tidak hanya mampu bertahan di tengah dinamika ekonomi global, tetapi juga semakin berkembang sebagai pilar utama ketahanan ekonomi nasional.
"Saat ini pemerintah sedang melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan kompetitif. Dengan ekosistem yang kondusif, pengusaha UMKM diharapkan memiliki ruang yang lebih luas untuk tumbuh dan berkembang di pasar domestik," kata Maman.
