Gubernur Kaltim Kembalikan Mobil Dinas, Legislator Golkar: Pelajaran bagi Daerah Lain
SinPo.id - Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Irawan berharap keputusan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud yang mengembalikan mobil dinas senilai Rp8,49 miliar bisa menjadi pelajaran bagi daerah lain.
Dia berharap kepala daerah lain bisa mengedepankan aspek yang bersentuhan langsung dengan masyarakat ketimbang menganggarkan mobil dinas. Menurutnya, fasilitas mobil bagi kepala daerah diukur dari kepantasan.
"Jadi bisa menjadi contoh untuk daerah lainnya dalam mengukur pantas atau tidaknya fasilitas yang digunakan oleh kepala daerah atau pemerintahan daerah," kata Irawan dalam keterangannya, Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026.
Legislator dari Fraksi Partai Golkar ini mendorong agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang besar bisa difokuskan pada berbagai hal berkaitan dengan kebutuhan dan kesejahteraan warga.
"Meskipun APBD yang dimiliki masih cukup kuat, ada baiknya belanja difokuskan pada penguatan ekonomi masyarakat, pemerataan pembangunan dan pelayanan publik," katanya.
Irawan juga meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merevisi aturan soal standar fasilitas kepala daerah. Perbaikan payung hukum itu demi menyesuaikan kepantasan yang bisa ditolerir oleh masyarakat.
"Selanjutnya agar kejadian serupa tidak terulang, agar pemerintah dalam hal ini Kemendagri agar melakukan revisi peraturan terkait dengan standardisasi sarana dan prasarana kerja pemerintahan daerah. Ke depan standarnya lebih mengutamakan fungsi, kepantasan dan kemampuan keuangan daerah," katanya.
Di samping dari itu, Irawan memuji keputusan Rudy Mas'ud untuk mengembalikan mobil dinas Rp8,49 miliar yang sempat menjadi polemik. Dia menilai keputusan koleganya di Golkar itu tepat dan mendengar masukan publik.
"Meskipun pengadaan tersebut tidak sepenuhnya salah Pak Gubernur karena hal tersebut telah sesuai dengan regulasi, saya menilai respons yang diberikan sangat tepat karena telah mendengarkan kritik dan masukan publik tentang pantas atau tidaknya fasilitas mobil tersebut," tegas Irawan.

