Pemprov DKI Luncurkan Jakarta Ramadan Festival

Laporan: Sigit Nuryadin
Sabtu, 28 Februari 2026 | 08:38 WIB
Pemprov DKI Jakarta resmi memulai rangkaian Jakarta Ramadan Festival pada Jumat, 27 Februari 2026.. (SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)
Pemprov DKI Jakarta resmi memulai rangkaian Jakarta Ramadan Festival pada Jumat, 27 Februari 2026.. (SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)

SinPo.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi memulai rangkaian Jakarta Ramadan Festival pada Jumat, 27 Februari 2026. Festival yang berlangsung hingga 31 Maret 2026 itu memadukan agenda religi, budaya, hiburan, hingga promosi belanja dengan target perputaran ekonomi mencapai Rp15 triliun.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan tema tahun ini adalah “Mudik ke Jakarta”. Melalui tema tersebut, pemerintah daerah ingin mengajak masyarakat menikmati Ramadan dan Idulfitri di ibu kota.

“Berbagai kegiatan di antaranya Jakarta Light Festival dan Jakarta Festive Wonder. Tema utamanya adalah ‘Mudik ke Jakarta’,” kata Pramono dalam keterangan resminya dikutip Sabtu, 28 Februari 2026.

Menurut dia, Pemprov DKI menggandeng Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI, Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) DKI, serta Jakarta Experience Board untuk menghadirkan paket promosi wisata dan rekreasi. 

Pramono menyebut, insentif yang ditawarkan antara lain promo hotel pay 2 get 3 nights di 26 hotel, voucher belanja di delapan outlet ITC Group, diskon kawasan wisata, potongan harga tiket Citilink dan Kereta Api Indonesia tujuan Jakarta, hingga paket private city tour.

“Kami akan memberikan kemudahan, termasuk insentif pajak bagi pusat perbelanjaan dan hotel agar mereka bisa memberikan diskon signifikan. Pada puncaknya, saya yakin diskonnya bisa sampai 70 persen,” ujar Pramono.

Adapun sebanyak 101 pusat perbelanjaan terlibat dalam program Jakarta Festive Wonder dengan diskon hingga 70 persen, midnight sale, undian, UMKM corner, serta kampanye pembayaran menggunakan QRIS. 

"Program ini ditargetkan mendongkrak transaksi hingga Rp15 triliun, naik dari capaian sebelumnya Rp13 triliun," ucap dia. 

Di sisi budaya dan religi, lanjutnya, Jakarta Light Festival bertema Ramadan Light in Jakarta digelar pada 19 Februari–24 Maret 2026. Ada pula Harmoni Ramadan Jakarta yang menghadirkan pertunjukan hadroh, marawis, qosidah, dan nasyid setiap sore. 

"Atraksi Jakarta Rebana Ramadan Kolosal turut digelar di Bundaran HI menjelang berbuka puasa," tutur Pramono. 

Pemprov DKI, kata dia, juga menyiapkan Pasar Murah dan Bazar Ramadan di kecamatan, RPTRA, serta halaman Balai Kota untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan daging ayam. 

Di sektor ekonomi kreatif, Pramono berujar, Jakarta Eid Modest Fashion 2026 digelar di Tanah Abang sebagai ruang kolaborasi desainer nasional dan UMKM daerah.Selain itu, rangkaian festival diramaikan perayaan Nyepi melalui Pawai Ogoh-ogoh dan kegiatan lintas agama di sejumlah wilayah Jakarta. 

"Pada malam takbiran, 19 Maret 2026, akan digelar Eid Mubarak Jakarta dengan pertunjukan Jakarta Water Fountain di Bundaran HI," imbuhnya. 

Lebih jauh, Pramono mengungkapkan, Pemprov DKI menggratiskan transportasi umum saat Idulfitri dan menyediakan 690 bus mudik gratis bagi sekitar 26.500 warga.

“Daripada macet-macet atau belanja ke luar negeri, lebih baik tetap tinggal di Jakarta. Jakarta menyediakan segalanya,” kata Pramono. 

Dia pun memastikan seluruh rangkaian acara telah dipersiapkan, termasuk aspek pengamanan. “Untuk keamanan, kami pasti akan lakukan semaksimal mungkin," tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI