Wagub DKI Groundbreaking Program Bedah Rumah Satpol PP di Kapuk
SinPo.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, melakukan peletakan batu pertama program bedah rumah yang diinisiasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta di Jalan Ukir, Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu, 18 Februari 2026. Program tersebut menjadi bagian dari strategi pengentasan kemiskinan melalui perbaikan kualitas hunian warga.
Rano mengatakan, kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal layak.
“Program ini bukan sekadar memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi warga yang membutuhkan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin memastikan setiap warga memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan layak huni,” kata Rano Rabu, 18 Februari 2026.
Dia menyampaikan, kolaborasi lintas sektor dan gotong royong menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut Rano, hunian yang layak dapat memunculkan rasa aman dan nyaman bagi penghuninya.
“Dari tempat tinggal yang baik akan tumbuh semangat baru untuk menjalani kehidupan dengan lebih optimistis. Mari kita bersama-sama mendukung program pemerintah demi pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup warga Jakarta,” ujarnya.
Adapun rumah yang dibedah memiliki luas sekitar 33,83 meter persegi dan dihuni tiga kepala keluarga yang menempati tiga petak berbeda. Bangunan berusia sekitar 40 tahun itu dinilai tidak lagi memenuhi standar keamanan sehingga memerlukan perbaikan menyeluruh.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengatakan program bedah rumah merupakan bagian dari tanggung jawab sosial institusinya dalam mendukung pengentasan kemiskinan.
Menurut dia, dana program tersebut bersumber dari kolektif anggota Satpol PP yang terkumpul sekitar Rp70 juta.
“Program Bedah Rumah merupakan bentuk nyata kepedulian kami terhadap warga yang membutuhkan. Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penegak perda, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat,” kata Satriadi.
Dia menyebut, pelaksanaan bedah rumah dijadwalkan berlangsung pada Februari hingga April 2026. Dalam prosesnya, kata dia, Satpol PP DKI Jakarta juga melakukan kerja bakti pembongkaran dan pembersihan lingkungan sekitar rumah warga.
"Saya berharap program tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan kondusif," tandasnya.
