Apresiasi Kinerja Digital BNI, DPR: Wondr Perkuat Daya Saing dan Inklusi Keuangan

Laporan: Tim Redaksi
Kamis, 12 Februari 2026 | 08:55 WIB
Ilustrasi. Aplikasi perbankan digital wondr by BNI. (SinPo.id//Dok. BNI.
Ilustrasi. Aplikasi perbankan digital wondr by BNI. (SinPo.id//Dok. BNI.

SinPo.id -  Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Nadjib mengapresiasi kinerja PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) yang berhasil meningkatkan jumlah pengguna aplikasi wondr by BNI sebesar 14,8% secara tahunan (year on year/YoY).

Capaian tersebut dinilai mencerminkan daya saing positif BNI sebagai bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di tengah kompetisi industri perbankan nasional.

“Dengan data tersebut saya menilai BNI melalui wondr by BNI memiliki kemampuan adaptif yang baik. Ini menunjukkan bahwa BNI mampu bersaing secara sehat dengan bank-bank swasta dalam transformasi digital,” ujar Ahmad Nadjib saat dikonfirmasi, Rabu, 11 Februari 2026.

Menurutnya, pertumbuhan pengguna digital menjadi indikator penting bahwa strategi transformasi BNI berjalan efektif dan responsif terhadap kebutuhan nasabah yang semakin mengandalkan layanan perbankan berbasis teknologi.

Ia menambahkan, keberhasilan digital banking tidak hanya diukur dari jumlah pengguna, tetapi juga dari kualitas layanan yang diberikan.

“Tingkat keaktifan pengguna, retensi, kepuasan nasabah, serta efisiensi operasional digital juga menjadi indikator penting dalam menilai keberlanjutan transformasi ini,” ujarnya.

Dalam pandangannya, BNI telah menunjukkan fondasi yang kuat untuk memperkuat posisi sebagai bank nasional dengan basis digital yang semakin solid. Pertumbuhan platform digital seperti wondr dinilai berpotensi mendorong peningkatan inklusi keuangan sekaligus memperluas akses layanan perbankan kepada masyarakat.

Selain itu, Nadjib juga menyoroti pentingnya peran BNI dalam pembiayaan UMKM sebagai bagian dari mandat pembangunan. Ia menilai penguatan layanan digital dapat bersinergi dengan perluasan pembiayaan sektor produktif sehingga manfaat transformasi digital tidak hanya dirasakan dari sisi transaksi, tetapi juga dari sisi pemberdayaan ekonomi.

“Bank Himbara, termasuk BNI, memiliki peran strategis sebagai agen negara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan basis digital yang semakin kuat, peluang untuk memperluas akses pembiayaan dan layanan keuangan juga semakin terbuka,” katanya.

Di sisi lain, ia mendorong agar penguatan transformasi digital juga diiringi dengan peningkatan keamanan sistem dan perlindungan konsumen.

Menurutnya, aspek keamanan menjadi faktor kunci dalam menjaga kepercayaan publik terhadap layanan perbankan digital.

Dengan pertumbuhan pengguna yang konsisten dan dukungan ekosistem digital yang terus diperkuat, BNI dinilai berada pada jalur yang tepat untuk memperkuat daya saing sekaligus memperluas peran sebagai motor penggerak inklusi keuangan nasional.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI