Motif Siswa Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta Terungkap

Laporan: Tim Redaksi
Sabtu, 07 Februari 2026 | 02:35 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto (SinPo.id/Dok.PMJ)
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto (SinPo.id/Dok.PMJ)

SinPo.id -  Motif di balik aksi peledakan bom yang dilakukan seorang siswa atau anak berkonflik dengan hukum (ABH) di SMAN 72, Kelapa Gading, Jakarta Utara, akhirnya terungkap. Pelaku mengaku sakit hati karena merasa dikucilkan dan sering menjadi bahan ejekan dari teman-temannya.

Kronologi Peristiwa

Ledakan terjadi pada Jumat 7 November 2025 dan dirancang seorang diri oleh ABH. Insiden ini menyebabkan 96 orang terluka, tiga di antaranya mengalami luka berat.

Rincian Peledak

Bahan utama: Potassium chloride.

Sumber bahan: Dibeli secara online. Kepada keluarga, ABH mengaku paket tersebut untuk keperluan ekstrakurikuler sekolah.

Keterangan Polisi

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa ABH merasa marah dan tertekan akibat perlakuan teman-temannya.

“Motif yang disampaikan adalah rasa sakit hati terhadap lingkungan sekolah, khususnya perlakuan dari sejumlah teman yang sering mengucilkan,” ujar Budi Hermanto, Kamis 5 Februari 2026

Menurut Budi, ABH sejak SMP kerap menjadi bahan ejekan, termasuk dipanggil dengan sebutan merendahkan karena lebih sering bergaul dengan teman perempuan. Situasi serupa berlanjut hingga SMA dan membuat pelaku merasa semakin tertekan.

“Perlakuan tersebut membuat Anak merasa marah dan tertekan karena serangan yang menyasar penampilan serta kondisi pribadinya. Atas dasar itu, Anak mengaku kemudian memutuskan untuk melakukan aksi pemboman di sekolah,” imbuhnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI