Ketegangan AS-Iran Meningkat, Komisi I DPR Minta Kemlu Siaga Hadapi Ancaman Perang

Laporan: Galuh Ratnatika
Kamis, 29 Januari 2026 | 15:31 WIB
Ilustrasi. Rapat Paripurna DPR RI. (Ashar/SinPo.id)
Ilustrasi. Rapat Paripurna DPR RI. (Ashar/SinPo.id)

SinPo.id - Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menyoroti meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang dinilai berpotensi memicu perang terbuka kedua negara.

Terlebih situasinya kian memanas setelah AS mengerahkan kapal-kapal perangnya ke kawasan Iran. Bahkan Presiden AS Donald Trump, telah berulang kali mengancam akan menyerang Iran.

Melihat kondisi geopolitik global yang tidak menentu tersebut, pihaknya meminta pemerintah, khususnya Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk menyikapi secara serius dan siaga dalam menghadapi berbagai ancaman.

“Saya meminta Kementerian Luar Negeri untuk selalu bersiaga dan memantau secara ketat perkembangan situasi antara Amerika Serikat dan Iran," kata Oleh Soleh, dalam keterangan persnya, Kamis, 29 Januari 2026.

"Ketegangan ini berpotensi meningkat sewaktu-waktu dan bisa berdampak luas, termasuk terhadap WNI di kawasan tersebut,” imbuhnya.

Ia pun menekankan pentingnya langkah antisipatif untuk melindungi WNI yang berada di Iran, dan meminta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

“KBRI Teheran harus aktif mengimbau seluruh WNI di Iran agar selalu waspada, mengikuti arahan resmi, serta menyiapkan langkah darurat jika terjadi kemungkinan terburuk, termasuk pecahnya perang antara kedua negara,” tegasnya.

Menurutnya, keselamatan WNI harus menjadi prioritas utama negara dalam situasi konflik internasional.

Oleh sebab itu pihaknya berharap pemerintah Indonesia dapat mengambil langkah diplomatik yang tepat serta memastikan jalur komunikasi dengan WNI di Iran tetap terbuka dan responsif.

“Negara harus hadir dan memastikan seluruh WNI mendapatkan perlindungan maksimal di tengah situasi global yang semakin kompleks,” katanya menambahkan.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI