Komisi VIII DPR Apresiasi Capaian Pendapatan Baznas Tertinggi di Jawa Tengah
SinPo.id - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid mengapresiasi capaian pendapatan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah sebagai yang tertinggi, dibandingkan daerah lainnya di Indonesia pada 2025.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan tingginya tingkat partisipasi masyarakat serta kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah oleh Baznas Jawa Tengah.
Sehingga hal itu menjadi modal penting dalam memperkuat peran Baznas sebagai lembaga pengelola dana umat yang profesional dan akuntabel.
Terlebih, Baznas memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat, seperti pengentasan kemiskinan, bantuan sosial, pemberdayaan UMKM, dan perbaikan rumah tidak layak huni.
“Dana Baznas ini bersumber dari masyarakat dan manfaatnya juga kembali ke masyarakat. Karena itu, pengelolaannya harus terus diperkuat dan ditingkatkan,” kata Abdul Wachid, dalam keterangan persnya, dikutip Senin, 26 Januari 2026.
Ia pun menilai, potensi zakat nasional dapat terus dioptimalkan melalui penguatan regulasi. Sehingga diperlukan penyempurnaan undang-undang agar Baznas dapat menghimpun dana zakat dari lebih banyak sumber, termasuk aparatur negara, BUMN, perbankan, hingga korporasi.
“Kalau regulasinya diperkuat, potensi zakat nasional bisa mencapai ratusan triliun rupiah. Jawa Tengah pun berpeluang meningkatkan pendapatan Baznas di atas capaian saat ini,” ungkapnya.
Sementara itu, pihaknya juga akan mendorong penguatan regulasi Baznas agar masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Dengan demikian, peran Baznas dapat semakin optimal.
