DPR: Penghancuran Markas UNRWA oleh Israel Lukai Kemanusiaan

Laporan: Galuh Ratnatika
Kamis, 22 Januari 2026 | 09:31 WIB
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)

SinPo.id - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyebut penghancuran markas Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) oleh Israel di Yerusalem, sebagai luka bagi nurani kemanusiaan.

“Penghancuran markas United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA) di Yerusalem Timur adalah luka bagi nurani kemanusiaan," kata Sukamta, dalam keterangan persnya, dikutip Kamis, 22 Januari 2026.

"Ketika sebuah lembaga yang bertugas memberi makan, pendidikan, dan perlindungan bagi pengungsi justru dijadikan sasaran, maka yang diserang bukan hanya sebuah bangunan, tetapi rasa kemanusiaan itu sendiri,” imbuhnya.

Menurutnya, menghancurkan fasilitas kemanusiaan berarti menutup pintu harapan bagi mereka yang bahkan tidak memiliki pilihan selain bertahan hidup.

Pihaknya juga menegaskan bahwa apa pun dalih politik dan keamanan, kemanusiaan seharusnya menjadi garis batas terakhir yang tidak boleh dilanggar. Namun ketika batas itu runtuh, dunia bergerak ke arah yang berbahaya, yakni normalisasi penderitaan dan pembenaran atas ketidakadilan.

“Diam terhadap tindakan semacam ini berarti membiarkan kemanusiaan terus tergerus," tegasnya.

"Solidaritas terhadap rakyat Palestina bukan sekadar sikap politik, melainkan tanggung jawab moral bersama untuk memastikan bahwa nilai kemanusiaan tetap hidup di tengah konflik dan kekerasan,” kata Sukamta menegaskan.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI