Amelia Sebut Peringatan SBY Soal Perang Dunia III jadi Alarm Pencegahan

Laporan: Juven Martua Sitompul
Senin, 19 Januari 2026 | 17:44 WIB
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Amelia Anggraini. Istimewa
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Amelia Anggraini. Istimewa

SinPo.id - Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI lebih proaktif mendorong langkah-langkah strategis dalam memastikan perdamaian dunia internasional. Kemlu RI diharap memperkuat diplomasi terhadap forum-forum darurat untuk mencegah konflik.

"Termasuk memastikan perlindungan warga sipil dan akses kemanusiaan, serta menegakkan penghormatan pada hukum internasional," kata Amelia dalam keterangannya, Jakarta, Senin, 19 Januari 2026.

Amelia menyinggung soal pernyataan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengingatkan risiko eskalasi geopolitik menuju konflik. Menurut dia, kekhawatiran SBY itu sebagai warning bagi pemerintah untuk mencegah perang.

"Tujuannya jelas, memperlebar ruang dialog sebelum 'ruang dan waktu' pencegahan makin sempit seperti yang diingatkan Pak SBY," ucapnya.

Kendati begitu, Legislator dari Fraksi Partai NasDem ini berharap upaya Kemlu RI dalam melakukan diplomasi tak mengesampingkan kewajiban pemerintah dalam memperkuat fondasi dalam negeri.

"Saya sejalan dengan penekanan Menlu Sugiono bahwa 'foreign policy begins at home', kebijakan luar negeri akan kuat kalau ketahanan nasional stabilitas sosial, ekonomi, ketahanan energi-pangan, kesiapsiagaan perlindungan WNI, dan koordinasi lintas lembaga benar-benar siap," ucapnya.

"Dari situ, Indonesia bisa lebih efektif mendorong perdamaian secara bebas-aktif, kredibel, dan berorientasi hasil," timpalnya.

Sebelumnya, Presiden ke-6 SBY mengaku khawatir soal potensi perang dunia (PD) ketiga pecah melihat situasi dan kondisi geopolitik baru-baru ini.

SBY menyebut perang dunia ketiga sangat mungkin terjadi, meski hal itu bisa dicegah. Namun, melihat perkembangannya saat ini dari hari ke hari, ruang dan waktu untuk mencegahnya semakin kecil.

"Tapi, day by day, ruang dan waktu untuk mencegahnya menjadi semakin sempit," tulis SBY lewat akun X pribadinya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI