Dudung Abdurachman Tinjau Bencana Aceh, Serahkan Bantuan Starlink hingga Logistik

Laporan: Tim Redaksi
Selasa, 13 Januari 2026 | 22:53 WIB
Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman menyerahkan bantuan perangkat Starling untuk korban bencana Aceh. (SinPo.id/dok. Pribadi)
Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman menyerahkan bantuan perangkat Starling untuk korban bencana Aceh. (SinPo.id/dok. Pribadi)

SinPo.id - Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, melaksanakan rangkaian kunjungan ke wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh didampingi oleh Bupati Aceh Utara.

Dalam kunjungannya tersebut, Dudung memberikan bantuan Starlink dan power supply secara simbolis dari total 100 unit bantuan logistik seperti sembako, serta alat tulis yang dikirim secara bertahap, kepada Wakil Gubernur Aceh, Fadullah.

"Alhamdullilah saya dengan pak bupati dengan ketua tim satgas wilayah kabupaten Aceh Utara sudah banyak beberapa langkah yang dilakukan," kata Dudung, dalam keterangan persnya, Selasa, 13 Januari 2026.

"Dan tahap berikutnya nanti akan turun tim rekonstruksi yang dipimpin pak Tito Karnavian (Ketua Satgas Percepatan Pemulihan Rehabilitasi dan Rekknstruksi). Bapak Presiden begitu konsentrasi terhadap masalah ini," imbuhnya.

Kemudian, Dudung bertemu dengan Jamaah sholat subuh di Masjid Raya Baiturrahman, mengajak jamaah subuh untuk terus bersyukur pada Allah yang Maha Kuasa, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghadapi bencana dengan tetap Tawakkal kepada Allah Yang Maha Kuasa, dan tidak saling menyalahkan.

"Kita lihat di media sosial saat ini, apa yang sudah dilakukan oleh seluruh masyarakat, bahkan pemerintah bagaimana penanganan bencana alam, tidak ada baik-baiknya. Padahal TNI/Polri dan seluruh elemen masyarakat bahu membahu bersama masyarakat untuk bangkit," tuturnya.

Pihaknya juga bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat dan agama untuk menjelaskan pentingnya menjaga Pertahanan Nasional sebagai Bangsa Indonesia. Dudung juga memuji kegigihan Rakyat Aceh dalam perjuangan kemerdekaan hingga pembangunan nasional saat ini.

“Bangsa ini tidak boleh kendor semangatnya untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Peran masyarakat sipil, pemerintah, tokoh masyarakat sangat penting, karena pertahanan nasional itu tidak cukup kalau hanya dijaga Tentara dan Polisi, dan kita semua sebagai Bangsa punya kewajiban ikut menjaganya," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhullah juga melaporkan tentang kondisi dampak bencana dan alokasi Bantuan pemerintah untuk setiap kabupaten/kota sebesar Rp1 Triliun yang digunakan untuk rekonstruksi.

“Allah mengabulkan semua, sekarang per kabupaten/kota 1 trilyun dapat dari presiden, jadi anggaran untuk Aceh 33 triliun untuk semuanya, itu untuk tafsiran awal," kata Fadhullah, dalam keterangan persnya, Selasa, 13 Januari 2026.

Keduanya pun turut menyaksikan sejumlah desa yang terisolir lantaran sarana komunikasi yang masih sulit. Bahkan ada beberapadaerah yang tertutup lumpur dan hilang.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI