Home /

Legislator Apresiasi Kementan Bongkar Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal

Laporan: Galuh Ratnatika
Senin, 12 Januari 2026 | 20:51 WIB
Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin (SinPo.id/ eMedia DPR RI)
Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin (SinPo.id/ eMedia DPR RI)

SinPo.id - Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin, mengapresiasi Kementerian Pertanian (Kementan) yang telah membongkar penyelundupan 133,5 ton bawang bombay ilegal di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah. 

Menurutnya, tindakan tegas tersebut sangat krusial untuk melindungi petani lokal dari ancaman anjloknya harga akibat serbuan komoditas ilegal di pasar domestik.

“Pembongkaran penyelundupan bawang bombay ini patut diapresiasi. Negara harus hadir melindungi petani. Jika bawang bombay ilegal dibiarkan masuk, petani kita yang akan paling dirugikan karena kalah harga di pasar,” kata Usman, dalam keterangan persnya, Senin, 12 Januari 2026.

Ia pun meminta pemerintah untuk mengusut tuntas kasus penyelundupan tersebut karena hal itu merupakan ancaman serius terhadap kedaulatan pangan nasional yang tidak boleh dianggap remeh oleh aparat penegak hukum.

“Penyelundupan ini tidak boleh dianggap remeh. Saya mendukung Kementan membongkar sindikat ini sampai ke akar-akarnya agar tidak menjadi pintu masuk bagi penyelundupan komoditas pangan lainnya,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga menyoroti risiko kesehatan karena produk pangan ilegal yang masuk tanpa prosedur karantina berpotensi membawa penyakit atau bakteri berbahaya yang dapat merusak ekosistem pertanian nasional serta membahayakan kesehatan konsumen.

“Kita tidak pernah tahu asal-usul dan keamanan bawang ilegal tersebut. Ini berbahaya bagi pertanian dan kesehatan masyarakat. Keamanan pangan harus menjadi prioritas negara,” tuturnya.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta pemerintah untuk memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk impor serta memastikan distribusi pangan berjalan transparan. Ia juga berharap pasar domestik memberikan ruang yang adil bagi produk lokal agar petani bawang dapat mencapai taraf hidup yang sejahtera.

“Para petani bawang harus untung dan sejahtera. Negara tidak boleh kalah oleh praktik-praktik ilegal yang merusak pasar dan mematikan usaha petani kecil,” katanya.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI