Home /

Legislator Apresiasi Peran Aktif Pemerintah Jaga Kedaulatan Somalia

Laporan: Galuh Ratnatika
Senin, 12 Januari 2026 | 17:58 WIB
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta (SinPo.id/Galuh Ratnatika)
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta (SinPo.id/Galuh Ratnatika)

SinPo.id - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta mengapresiasi peran aktif pemerintah dalam menjaga kedaulatan Somalia, dengan ikut menandatangani Pernyataan Bersama Para Menteri Luar Negeri yang secara tegas menolak pengakuan sepihak Israel terhadap wilayah Somaliland.

Menurutnya, langkah diplomatik Indonesia tersebut mencerminkan konsistensi dan keteguhan politik luar negeri Indonesia dalam menjunjung tinggi prinsip kedaulatan negara, keutuhan wilayah, serta penghormatan terhadap hukum internasional dan Piagam PBB.

“Posisi Indonesia dalam pernyataan bersama ini sepenuhnya sejalan dengan kepentingan nasional dan komitmen global Indonesia, khususnya dalam menolak segala bentuk legitimasi terhadap agenda separatisme yang berpotensi menciptakan preseden berbahaya bagi stabilitas kawasan dan tatanan internasional,” kata Sukamta, dalam keterangan persnya, Senin, 12 Januari 2026.

Ia pun menilai bahwa sikap Indonesia yang bergabung bersama para Menteri Luar Negeri dari berbagai negara, termasuk negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), merupakan wujud nyata solidaritas internasional dalam menjaga prinsip territorial integrity.

“Pernyataan Bersama negara-negara OKI menegaskan penolakan terhadap pengakuan sepihak Israel atas wilayah Somaliland di Republik Federal Somalia, mengecam keras kunjungan ilegal pejabat Israel ke wilayah tersebut pada 6 Januari 2026, serta menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran nyata terhadap kedaulatan Somalia dan norma-norma internasional," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga mendorong pemerintah untuk mengambil peran proaktif dan konstruktif, demi keutuhan wilayah Somalia, terutama melalui jalur multilateral dan mekanisme hukum internasional.

Pasalnya, dukungan aktif terhadap langkah-langkah diplomatik di Majelis Umum PBB diperlukan untuk memastikan norma keutuhan wilayah negara tetap terjaga dan dihormati. Oleh sebab itu, Sukamta menyatakan akan terus mendukung langkah diplomasi Indonesia agar terus berada di garda depan dalam membela kedaulatan negara, menolak separatisme, dan menegakkan hukum internasional.

"Diplomasi Indonesia harus konsisten, dan berbasis hukum internasional untuk menjaga stabilitas Afrika Timur, mengamankan jalur perdagangan internasional, serta memperkuat peran Indonesia sebagai penjaga norma internasional dan jembatan dialog global,” tandasnya.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI