Home /

Legislator PKB Minta Bulog Serap Gabah Petani Cegah Harga Anjlok

Laporan: Juven Martua Sitompul
Jumat, 09 Januari 2026 | 23:19 WIB
Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan (SinPo.id/Dok. DPR RI)
Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan (SinPo.id/Dok. DPR RI)

SinPo.id - Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan meminta Perum Bulog untuk menyerap gabah hasil produksi petani di Kalimantan Barat. Penyerapan gabah itu dinilai penting guna mencegah anjloknya harga gabah di tingkat petani.

"Petani kita sudah melakukan produksi (menanam) hingga panen, tentu negara harus segera hadir untuk memastikan harga gabah petani dibeli dengan harga yang sesuai HPP," kata Daniel dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 9 Januari 2026.

Harga gabah pada tingkat petani di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, saat ini berada di angka Rp5.700 per kilogram, padahal menurut Harga Pembelian Pemerintah (HPP) harga gabah seharusnya berada di angka 6.500 per kilogram.

Petani, kata Daniel, sangat mengharapkan langkah cepat dari Bulog untuk menyerap hasil produksi mereka, namun sampai saat ini belum ada penyerapan dari Bulog.

"Kalau pun Bulog belum ada penugasan dalam hal penyerapan, satgas pangan harus turun tangan untuk memastikan para pembeli gabah menyesuaikan dengan HPP sehingga petani kita tidak rugi," ujarnya.

Terkait hal itu, Legislator dari Fraksi PKB ini meminta Pemerintah dalam hal ini Badan Pangan Nasional (Bapanas) segera memberikan penugasan serta memberikan anggaran kepada Bulog untuk menyerap gabah petani sesuai dengan HPP berdasarkan Inpres Nomor 6 Tahun 2025.

Inpres Nomor 6 Tahun 2025 tersebut menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah kering di tingkat petani sebesar Rp6.500 per kilogram.

"Dengan segera adanya penugasan penyerapan ini akan membantu petani dan saat ini banyak daerah sudah ada yang panen. Jangan sampai terlambat dan berlarut-larut, yang justru merugikan petani kita," katanya.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI