Wagub DKI Ajak Doakan Korban Bencana di Penutupan Christmas Carol Colossal

Laporan: Sigit Nuryadin
Rabu, 24 Desember 2025 | 12:58 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri Christmas Carol Colossal 2025 di kawasan FX Sudirman, Jakarta Pusat. (SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri Christmas Carol Colossal 2025 di kawasan FX Sudirman, Jakarta Pusat. (SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)

SinPo.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menutup rangkaian Christmas Carol Colossal 2025 di kawasan FX Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa malam, 23 Desember 2025. Dalam acara yang diikuti ribuan peserta itu, Rano menyoroti pentingnya solidaritas lintas daerah dan empati terhadap korban bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Di hadapan peserta dan pengunjung, Rano mengajak masyarakat tidak larut sepenuhnya dalam sukacita perayaan Natal. Dia meminta hadirin mendoakan warga yang terdampak banjir dan tanah longsor di beberapa daerah, seperti Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Jawa Tengah.

“Di tengah kegembiraan Natal, kita juga harus mengingat saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Doa dan kepedulian kita adalah bentuk solidaritas sebagai bangsa,” kata Rano dalam keterangannya, Rabu, 24 Desember 2025.

Selain pesan solidaritas, Rano menilai pelaksanaan Christmas Carol Colossal mencerminkan fungsi ruang publik sebagai tempat bertemunya keberagaman warga Jakarta. Adapun acara ini diikuti lebih dari 20 kelompok paduan suara dengan sekitar 1.500 peserta dari berbagai komunitas.

“Ruang publik seperti ini bukan hanya tempat berkegiatan, tetapi juga ruang untuk saling memahami dan menghargai perbedaan,” tutur dia. 

Rano mengatakan tema Natal tahun ini, Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga, memiliki makna luas dalam konteks kehidupan perkotaan. 

Menurut dia, konsep keluarga tidak hanya terbatas pada hubungan darah, tetapi juga relasi sosial antar warga yang hidup berdampingan di Jakarta.

“Kita adalah satu keluarga besar sebagai warga kota. Nilai itulah yang harus terus dijaga, terutama di tengah keberagaman Jakarta,” ujar Rano. 

Pemprov DKI, kata Rano, berkomitmen menjaga iklim toleransi dan kebersamaan melalui kegiatan-kegiatan inklusif di ruang publik. Dia berharap perayaan keagamaan dapat terus menjadi sarana memperkuat persaudaraan, bukan sekadar agenda seremonial.

Rano pun menyampaikan ucapan selamat Natal dan Tahun Baru kepada umat Kristiani di Jakarta. Dia mengajak seluruh warga menjadikan momentum akhir tahun sebagai refleksi untuk memperkuat rasa aman, damai, dan saling peduli di ibu kota.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI